Friday, April 17, 2015

Review Sierra MiFi 754S

Saya seorang pengguna internet aktif. Kalau disandingkan, kebutuhan internet sudah sejajar deh sama nasi. Hoho. Saya menggunakan internet di dua perangkat utama, yakni laptop dan hand phone. Internet di hand phone saya gunakan untuk kebutuhan komunikasi aplikasi chat, dan di laptop untuk kerja. Internet saya pasang di hand phone, jadinya untuk laptop saya menggunakan fitur tethering dari hand phone.

Karena saya belum memiliki rumah tetap untuk dipasang jaringan broadband, saya menggunakan jaringan internet mobile. Padahal kebutuhan internet saya kurang lebih 3 GB per minggu. Jatuhnya jadi mahal dong? Oh! No problem! Awalnya saya pakai paket Telkomsel Flash yang mahal itu (1 bulannya Rp 130K cuma dapat 1 GB, tapi unlimited, dan sekarang sudah nggak dijual. Pret), tapi sekarang saya beli kartu internet dari kang @fachri_ars yang super murah. 10GB nya kartu 3 cuma 95Rb-an. Murah kan? Saya cuma gunakan sekali pakai. Kalau kuotanya sudah habis terus dibuang deh. Hahaha.

Eh, jadi ngiklan gini.

MiFi

Beberapa minggu yang lalu saya sering melihat teman saya menggunakan MiFi untuk kebutuhan internetnya. MiFi itu kurang lebih kerjanya sama kayak hand phone yang digunakan saat tethering. Bedanya cuma fiturnya ya itu aja. Nggak bisa telepon dan sms-an. Enaknya perangkat buat internet ya satu aja. Kalau biasanya tethering handhponenya jadi cepat panas dan cepat habis baterai.

Jadinya setelah mempertimbangkan lebih lanjut, saya pun beli MiFi di Online Shop OkeGuru. Harganya Rp 385K. Lumayan lebih murah di tempat lain (kisaran Rp 400K).

Isinya

Isi di dalam kotak. Disediakan chargernya juga.
Setelah dibuka ada selembar peringatan untuk jangan melakukan reset factory pada perangkat. Di dalamnya juga disediakan instruksi cara penggunaan dalam bahasa Indonesia.

Kenapa ada instruksi jangan di reset factory? Jadi MiFi ini kan awalnya cuma bisa dipakai kartu AT&T di Amerika. Yang dijual di Indonesia ini sudah di unlock supaya bisa menggunakan kartu lain. Kalau di reset factory nanti modemnya jadi nggak bisa digunakan menggunakan kartu provider Indonesia.

Fitur

MiFi ini memiliki web interface sebagai settingannya. Disitu kamu bisa melihat banyak penggunaan data, pengguna WiFi, baterai, dan setting APN. 

WiFi yang disebar bisa digunakan maksimum oleh 5 perangkat sekaligus. Kalau dilihat di settingannya sih bisa sampai 10.

Penggunaan

Selama penggunaan ternyata sama saja kok dengan handphone yang ditethering. MiFi bisa jadi panas kalau lagi aktif dipakai. Jadi sangat tidak disarankan untuk ditaruh di saku waktu lagi digunakan. Selama penggunaan baterainya bertahan kurang lebih 4-5 jam. Kalau mau habis, baterainya bisa di charge dengan micro USB. Sebentar ya? Tapi keuntungannya handphone lebih awet baterainya :p.

Sayangnya MiFi Sierra ini tidak bisa digunakan untuk mengirim SMS. Kalau menerima saja sih bisa. Jadi nggak bisa untuk ngecek sisa kuota.

Karena MiFi ini juga bertindak sebagai router, pengaturannya bisa lebih advanced. IP Address dan Subnet mask nya juga bisa disetting.
Bisa setting router IP Address
Kamu juga bisa ngelihat yang terhubung dan ngeblok orang yang tidak kamu inginkan. Keren kan?
Kamu bisa blok mantan kamu yang tiba-tiba konek

Kesimpulan

MiFi cocok banget untuk digunakan mahasiswa dan mantan mahasiswa (ashek) yang membutuhkan koneksi di beberapa device sekaligus dengan murah dan mudah. Gitu aja deh. Setiap pilihan selalu ada plus minusnya, tinggal diri anda sendiri yang menyikapinya.

Kenapa jadi kesimpulan motivator gini sih.

p.s: postingan ini dibuat atas dasar Lazcht yang nanyain review MiFi nya gimana.